Menjodohkan merpati
terbilang mudah tapi susah, Kenapa? Disebut mudah itu, kalau memang sudah cocok
dan klop, gak berapa lama berjodoh deh.. Nah kalau susah bisa berminggu-minggu
sampai bulanan kalau tidak ada campur tangan kita, berabe jadinya Sob...
Nih dia tips singkat
menjodohkan merpati, barangkali bisa berguna buat Sobat yang interest akan
peliharaan burung merpati.
Kalau sobat baru beli
burung jantan dan betina terpisah, yang sebelumnya memang belum berpasangan.
Sedini mungkin cobalah dipisah terlebih dahulu dari kandangnya. Jangan main
paksa langsung di satu kandangkan. Karena biasanya si Jantan lebih agresif dan
cenderung agak memaksa dan melukai si betina.. maklumlah ada betina. Tapi ada
juga contoh kasus yang memang justru terbalik, terkadang si jantan cuek dan
masa bodoh jika dipasangkan dengan betina. Nah, kalau ketemu soal kayak gitu,
sudah pasti bisa lama tuh menjodohkannya...
Banyak yang jadi
masalah bila Jantan mengalami hal itu, bisa dikarenakan memang si Jantan sedang
patah hati....Cieee,, kek orang aja, atau stres, dan bahkan lagi terserang
penyakit virus atau bakteri di dalam bagian pencernaannya... Nah kalau memang
terlihat sakit biasanya itu nampak pada bagian kotorannya yang encer.
Jika sudah begini
kurung terlebih dahulu si Jantan atau Betina yang mengalami Sakit secara
terpisah, coba beberapa hari pisahkan di kandang berbeda, dan rawatlah secara
teliti dan baik, supaya si Burung merpati bisa sehat kembali. Lalu, mandikan
kedua burung tersebut sampai basah kuyup, supaya aroma tubuhnya bisa lebih
segar. Karena burung merpati kenal dengan aroma tubuh pasangannya
masing-masing.
Jika sudah dipisahkan
tunggulah beberapa hari (Pasangan yang akan dijodohkan harus dipisahkan selama
3 hari sampai seminggu. Burung yang lagi giring sekalipun dapat dijodohkan
dengan yang lainnya. umumnya tetap harus dipisahkan dulu) sekitar tiga sampai empat
hari dipisah dengan cara kandang yang ditempelkan bersampingan, agar dua-duanya
saling mengetahui kesibukannya masing-masing, yang terkadang seolah saling bisa
menatap dan mencoba mengenalinya masing-masing.
Jika dilihat, si Betina
saat dipanggil oleh sang Jantan yang mengeluarkan suara panggilan dengan bunyi
Bekuran, lalu si betina seolah mengangguk-anggukan terus kepalanya, itu
tandanya dia sudah mulai tertarik dengan si Jantan.
Nah Jika sudah demikian
setelah 3 hari atau pun lebih dipisahkan, cobalah gabungkan dalam satu kandang.
Jika masih agresif dan terus bertengkar, ya ulangi dan coba pisahkan lagi. (dan
usahakan jangan ada gangguan burung merpati lainnya, jika itu memang ada.
(maksudnya di karantina terpisah di beda tempat). Memang butuh kesabaran soal
ini...ehehehh. nah setelah dirasa sudah 4 hari-seminggu lebih telah dipisah,
coba gabungkan kembali. Kalau memang masih bertengkar, lihat dan coba satu hari
kurung bersama-sama apa masi ada perubahan atau tidak. Jikalau memang masih saja,
berarti Sobat cari pasangan yang lainnya, sebab itu sepertinya tidak cocok.
Karena bisa saja soal jenis warna bulu saat menjodohkan merpati, terkadang
lebih cenderung cocok-cocokan.
Seandainya memang sudah
Klop dan Cocok, coba masukan kekandang lagi dengan digabungkan dua-duanya. Jika
bertengkar coba tunggu beberapa saat atau seharian dilihat lagi, nah jika sudah
akur saat jantannya menggeruk (Bekuran kalau orang Sunda Bilang), lantas to the
point main hajar bleh saja, ber-Kahwin maksudnya ehehe... (dinaikin gitu deh
sama si jantan, dan terkadang kalau betina agresif biasanya bisa gantian saling
naikin hehehhe..). Ada orang bilang kalau betina kayak beginian, biasanya cocok
jadi indukan. Belum terbukti secara analisis, tapi bisa saja jika Sobat percaya
dan mengalaminya. Dan ternyata sudah bisa saling sahut bekuran...itu tandanya
sobat sudah Sukses jadi Penghulu jheheheh.
Pada intinya, burung
piyik anakan, muda atau pun tua. Jika memang ingin dipasangkan biasanya harus
dipisah terlebih dahulu. Kalau memang diperlukan itu burung sudah dicoba
berkali-kali diganti jodo pasangannya belum klop juga. Coba Sobat Kurung dengan
cara diisolasi dan di karantina selama satu minggu tanpa melihat dunia
luar...biasanya pas diketemukan dengan betina secara sendirinya bisa
dijodohkan.
Khusus untuk penikmat
burung tinggian atau burung Balap. Saat sudah berjodoh dan ingin dimainkan,
supaya bisa giring (ngeket), coba kurung pasangan burung tersebut, selama
enam-dua minggu dikandang tertutup (kandangya biasa disebut PAGUPON).
Biasanya saat
dikeluarkan dan melihat dunia luar, terlebih jika ada burung lain juga,
cenderung kecemberuannya meningkat (Giring ngeket). Sudah pasti si Burung
Jantan Bisa di klepek (digeber saat si betina dipegang ditangan si pemilik),
dan terbang mendekati betinanya/pasangannya.
Contoh kasus anakan
yang sedari kecil menetas, lahir dan dipelihara pun, umumnya setelah kurang
lebih tiga-dua lar tersisa, saat bulunya jatuh dan ganti baru, itu sudah bisa
dijodohkan... (maksudnya itu burung sudah akil balik Sob...).
Untuk anakan atau
burung merpati muda, maupun tua. Usahakan jika ingin mendapatkan bibit anakan,
atau untuk mencari indukan yang mantap, jangan mencoba untuk menjodohkan dengan
darah dan keturunan yang sama (contoh kasus dengan satu teloran yang sama.
Sebab ahli burung bilang, biasanya Gen dan keturunan yang sama akan
menghasilkan keturunan yang berbenturan, semisal akan ada cacat fisik ataupun
kekurangan (Baca : memilih burung merpati indukan) dan (baca: beternak merpati).
Contoh Kasus, jika
memang Sobat memiliki burung merpati ataupun jantan yang sulit dijodohkan,
serta sudah berupaya sedemikian rupa menjodohkannya dan tetap tidak bisa, saya
yakin Sobat baru menemukan peliharaan Bujang atau Mojang lapuk....eheheh.
Itu pada beberapa
contoh kasus memang terbukti dan ada, dimana ada burung yang tidak bisa
memiliki pasangan. Kalau bekuran panggil dan ngejar-ngejar si betina sih normal
(ataupun sebaliknya : sibetina seolah mau), dan bahkan bisa berkahwin, hanya
saja, tetap tidak mau berpasangan dan konsentrasi pada satu pasangan. kalau di
identikan orang mah, biasa dipanggil Playboy atau Bujangan dan Perawan tua
Sob...hehehehe...
Intinya Jika ingin
menjodohkan dan mengawinkan Burung Merpati supaya bisa berjodoh dan
berpasangan, aturlah supaya burung tersebut menyendiri. Bila perlu satu-dua
minggu sendirian agar mudah dipasangkan. Semoga membantu........Salam
Pigeonlovers
Semoga membantu hobi
baru dan lama Anda.....:)
Mantap gan artikelnya... Tinggal dicoba
ReplyDeletemantab bisa nambah wawasan dan pengertian pengalaman bagi penggemar merpati se indonesia...salam bekur!!!
ReplyDeletemantab.. salAm bekur!!!
ReplyDeletemantab!!!
ReplyDeleteSiip singkat jelas padat
ReplyDelete